Merdeka.com, Jawa Tengah - Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta mendorong para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dari berbagai kelurahan untuk memperluas area pemasaran. Salah satunya dengan menggelar pameran produk unggulan di pusat perbelanjaan.
Kepala Dinas Koperasi (Dinkop) dan UMKM Surakarta, Nur Haryani menerangkan, pihaknya selama 4 hari, Kamis- Minggu (6-9/7), menggelar ajang bertajuk "Pameran Produk Unggulan Kelurahan UKM Expo" di Atrium Solo Paragon Mall. Sesuai tajuk, pameran menyasar para pelaku UKM yang tersebar di 51 kelurahan di Kota Bengawan.
"Sebanyak 50 stand yang terdiri dari 35 perwakilan kelurahan dan 15 dari umum dan beberapa BUMN mengikuti ajang yang sudah berlangsung selama tiga tahun berturut-turut ini. Kita ingin meningkatkan akses pemasaran mereka agar bisa menjaring pengunjung mall," terang Haryani, usai meresmikan pameran, kemarin.
Sebelum mengikuti pameran, kata Haryani, para pelaku UMKM tersebut terlebih dahulu melalui tahap seleksi. Mekanismenya, dari pihak pemerintah kelurahan memberikan data, kemudian pihaknya memutuskan produk apa saja yang dinilai berkualitas dan layak jual untuk dipamerkan.
"Selain kualitas, kita juga melihat jenis produknya supaya beragam. Sehingga yang dipamerkan tidak batik semua. Karena kita memang ingin meningkatkan akses pemasaran. Mereka bisa pede (percaya diri) menemui pengunjung mall yang datang dari berbagai latar belakang. Kalau di kelurahan saja kan kurang luas," kata dia.
Ditanya tentang kondisi pelaku UMKM di Kota Solo saat ini, menurut Haryani, pertumbuhannya cukup pesat. Sekarang pihaknya telah mendampingi sebanyak 2.942 UMKM binaan. Sedangkan total keseluruhan UMKM mencapai 4.700, termasuk di bawah naungan Dinas Perdagangan.
"Sekarang sudah tumbuh, cuma butuh pendampingan. Selain offline, pemasarannya juga kita fasilitasi secara online. Bahkan yang ikut pameran ini juga ada yang berangkat dari pelatihan. Untuk target transaksi pameran tahun ini harapannya meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang menembus Rp 148 juta," ujarnya.
Dari pantauan, peserta pameran didominasi stand produk batik maupun tekstil. Namun ada juga yang menampilkan produk alat musik jimbe, gitar, handycraft berupa aksesoris fashion, kipas bermotif batik, alat memanah jemparingan, hingga sabun lulur mandi.
"Ini saya memamerkan produk handycraft berbagai miniatur berbahan kayu. Handycraft diorama petani berbahan rekayasa karung goni. Harapannya tentu saja bisa menggaet buyer. Kalau target transaksi mengalir saja. Karena stok yang saya pamerkan ini sisa omzet Lebaran," kata Winarto, pemilik Barabiru Craft yang mewakili Kelurahan Sumber.
Baca Kelanjutan Produk unggulan kelurahan dipamerkan di mall di Solo - merdeka.com : http://ift.tt/2tnaS0R
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Produk unggulan kelurahan dipamerkan di mall di Solo - merdeka.com"
Post a Comment