Search

Kado HUT RI ke-72, Surabaya Jadi Pilot Project Public Service Mall - Jawa Pos (Siaran Pers) (Blog)

Bagus Putra Pamungkas-Wartawan Radar Surabaya

Penunjukan dilakukan langsung oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Ditunjuknya Surabaya sebagai pilot project mall pelayanan publik menjadi bukti sahih bahwa pengurusan perizinan sudah semakin mudah.

Karena itu, Surabaya diminta untuk segera menerapkan konsep mall pelayanan publik. Hal itu ditegaskan oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan-RB, Diah Natalisa. Menurutnya, Surabaya dipilih karena Wali Kota Tri Rismaharini sudah memiliki komitmen untuk membangun mall pelayanan publik.

"Itu terbukti dengan adanya Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA)," ujarnya di sela kunjungannya di Gedung Siola yang dalam waktu dekat disulap menjadi Public Service Mall, pekan lalu. Menurutnya, harusnya Surabaya menjadi pilot project bersama Jakarta. "Tapi Jakarta belum bisa menerapkan. Soalnya Oktober nanti kan ada pergantian gubernur," lanjutnya. Karena itu, Surabaya akan menjadi satu-satunya percontohan nasional.

Menurutnya, dipilihnya Surabaya sebagai pilot project adalah hal yang tepat. Pasalnya, sebagian besar konsep yang dipraktikkan selaras dengan keinginan, pemikiran dan visi misi dari Kemenpan. "Saya berharap agar penerapan mall pelayanan publik segera terwujud," lanjut Diah.

Selain itu, torehan prestasi Surabaya dari segi pelayanan terhadap masyarakatnya juga menjadi pertimbangan. "Tahun 2014 saat kami menggagas kompetisi inovasi pelayan publik, Surabaya berhasil mendapat apresiasi Top 9 dengan meluncurkan Surabaya Single Window (SSW)," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota Surabaya, Hendro Gunawan menambahkan, konsep mall pelayanan publik sebenarnya sudah jalan di Siola. Namun, masih belum sempurna. "Kita masih harus menambah satu atau dua layanan perizinan lagi agar lebih komperehensif," jelasnya.

Untuk mewujudkannya, pemkot akan segera menyiapkan segala infrastruktur. Termasuk dalam menunjang dari segi SDM dan integrasi sistem. "Kita sudah mengintegrasikan sistem, kemudian dari SDM sudah dilakukan pelatihan-pelatihan termasuk penyiapan operator dan Insya Allah dalam waktu dekat ini sudah berjalan," jelasnya.

Selain itu, lanjut Hendro, pihak pemkot juga sudah memiliki konsep dan desain seperti layanan berbentuk food court di lantai atas, kemudian untuk co-work space sudah disiapkan. "Jadi tidak hanya layanan tetapi juga cakupan layanan yang lain termasuk pemenuhan kebutuhan pemohon," terang Hendro.

Menurutnya, dipilihnya Surabaya sebagai pilot project bukanlah sebuah akhir. Namun, hal itu justru menjadi awal pembenahan pelayanan di Kota Buaya. Sehingga warga bisa semakin mudah dalam mengurus perizinan. "Dengan demikian, roda perekonomian di Surabaya bakal terus merangkak naik," pungkas Hendro.

(sb/gus/jek/JPR)

Let's block ads! (Why?)


Baca Kelanjutan Kado HUT RI ke-72, Surabaya Jadi Pilot Project Public Service Mall - Jawa Pos (Siaran Pers) (Blog) : http://ift.tt/2vAkfvc

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Kado HUT RI ke-72, Surabaya Jadi Pilot Project Public Service Mall - Jawa Pos (Siaran Pers) (Blog)"

Post a Comment

Powered by Blogger.